Strategi Terpadu Pengelolaan SDA Di DKI Jakarta untuk Mencegah Bencana Ekologi Perkotaan dan Krisis Air
Minggu, 25 Januari 2009
STRATEGI TERPADU PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR DI DKI JAKARTA UNTUK MENCEGAH BENCANA EKOLOGI PERKOTAAN DAN KRISIS AIRPENULIS:Firdaus Ali, PhD.Badan Regulator PAM DKI, Jl. Pejompongan Raya No. 57, Jakarta 10210firdaus@jakartawater.org, +62-21-5709732  &  +62-21-5709723SUMMARY:Metropolitan DKI Jakarta dengan total luas area mencapai 662 km2 dengan total populasi mencapai 9,39 juta jiwa dihadapkan... Selanjutnya...
Geoscanner Untuk Mencari Sumber Air Tanah
Minggu, 25 Januari 2009
Judul Kasus Geoscanner Untuk Mencari Sumber Air TanahNama PenulisEndah Dewi NurahmaniDirektorat Pengembangan Air Minum Ditjen Cipta Karyaendah_nurahmani@yahoo.comGedung Dep. PU Ditjen Cipta Karya Lt. 8 Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru Jakarta 12110IWRM Tools:  A.3.c. Peran sektor swastaB.2.3. Berbagi (Alih) ilmu pengetahuanLatar Belakang:Dengan semakin sulitnya keberadaan air bersih di... Selanjutnya...
Jaringan Komunikasi Pemantau Kualitas Air (JKPKA) pada Program Kampanye Peduli Air (KPA)
Minggu, 25 Januari 2009
Studi KasusJaringan Komunikasi Pemantau Kualitas Air (JKPKA) pada Program Kampanye Peduli Air (KPA)Lokasi Jakarta, Indonesia. 2003Konsep IWRM GWP,B. PERAN-PERAN INSTITUSI (INSTITUTIONAL ROLES)B.b. Pengembangan Sumber Daya Manusia (Institutional capacity building – developing human resources)C. ALAT-ALAT MANEJEMEN ( MANAGEMENT INSTRUMENTS)C.4. Instrumen Perubahan Sosial (Social change... Selanjutnya...
Sumber Air Baku Nusapenida
Senin, 08 Maret 2010
Nama PenulisEndah Dewi NurahmaniDirektorat Pengembangan Air Minum Ditjen Cipta Karyaendah_nurahmani@yahoo.comGedung Dep. PU Ditjen Cipta Karya Lt. 8 Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru Jakarta 12110IWRM Tools: A.2.c. Peraturan untuk kualitas dan kuantitas airA.3.a. Kebijakan-kebijakan InvestasiA.3.c. Peran sektor swastaB.2.1. Kapasitas pengelolaan SDAT pada profesi keairanC.2. Perancangan dan... Selanjutnya...
Kondisi Situ di Bogor, Depok dan Jakarta - Indonesia
Sabtu, 24 Januari 2009
Judul Kasus : Kondisi Situ di Bogor, Depok dan Jakarta - IndonesiaGambaran Umum: Situ merupakan salah satu bentuk habitat lentik (air tergenang) di dalam ekologi air tawar. Di Bogor, Depok dan  Jakarta terdapat beberapa buah situ dimana ada yang bersifat alami maupun buatan. Fungsi situ di Bogor, Depok dan Jakarta adalah sebagai daerah tangkapan air, pengendali banjir, ketersediaan air, irigasi,... Selanjutnya...
Permasalahan Air Baku dan Solusinya PDF Cetak E-mail
Minggu, 25 Januari 2009 08:17
Judul Kasus
PERMASALAHAN AIR BAKU DAN SOLUSINYA

Nama Penulis
Endah Dewi Nurahmani
Direktorat Pengembangan Air Minum Ditjen Cipta Karya
Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
Gedung Dep. PU Ditjen Cipta Karya Lt. 8
Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru Jakarta 12110

IWRM Tools:  
A.1.c. Kebijakan yang terkait dengan SDA
A.2.c. Peraturan untuk kualitas dan kuantitas air
B.2.1. Kapasitas pengelolaan SDAT pada profesi keairan
C.2. Perancangan dan perencanaan pengelolaan SDAT
C.3. Pengelolaan kebutuhan

Latar Belakang:
Sumber-sumber daya air di sebagian besar wilayah Indonesia dewasa ini menghadapi beragam masalah. Jika ditinjau berdasarkan musim, maka pada musim penghujan jumlah air melimpah dan bahkan memicu adanya musibah banjir. Kondisi sebaliknya terjadi di musim kemarau, kesulitan sumber air melanda beberapa daerah seperti Jawa, NTT dan NTB yang berakibat pada kekeringan. Selain dari segi kuantitas, permasalahan sumber daya air juga terkait dengan parameter kualitas. Rusaknya sumber-sumber air sering dikaitkan dengan kesalahan pengelolaan lingkungan hidup, perubahan tata guna lahan, pencemaran domestik dan industri serta eksploitasi sumber daya air yang berlebihan akibat tekanan pertumbuhan penduduk dan aktifitas ekonomi. Faktor-faktor tersebut diantaranya mengakibatkan perubahan siklus hidrologi yang pada akhirnya mengganggu suplai sumber air baku.

Ketergangguan suplai air baku juga mempengaruhi sektor air minum. Khusus daerah layanan PDAM, berkurangnya debit sumber air dan menurunnya kualitas sumber air baku berakibat sulit untuk mempertahankan cakupan layanan eksisting. Kondisinya semakin berat pula manakala PDAM bermaksud mencapai target MDG. Adapun daerah yang belum terjangkau layanan PDAM, kesulitan memperoleh sumber air memaksa para warga membeli satu satuan air dengan harga lebih mahal atau mengambil air pada jarak puluhan km dari tempat bermukimnya.

Deskripsi:
Permasalahan yang timbul pada sumber air permukaan dan sumber air non permukaan yaitu pada musim kemarau jumlah air permukaan yang mengalir sangat kecil karena air permukaan yang mengalir merupakan air buangan maupun air tanah yang keluar ke dalam saluran.  Sebaliknya pada musim hujan, jumlah air yang harus dialirkan sangat besar yang berasal dari air hujan yang melimpas.  Hal ini berpotensi menimbulkan banjir, karena penampang saluran yang terbatas dan banyak material yang menghambat aliran air dalam saluran, seperti sampah dan tanaman.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam pengelolaan sumber air permukaan ini adalah: pengaturan aliran, perlindungan daerah tangkapan air, pengaturan tata ruang, melakukan proteksi dan konservasi daerah recharge dan lokasi sumber air baku potensial, dukungan regulasi/kebijakan dari pemerintah, menerapkan teknologi daur pakai air, menerapkan manajemen pengelolaan dan pemanfaatan air, studi lebih detail identifikasi potensi sumber air baku. Sedangkan untuk sumber air non permukaan: menampung dan menyalurkan air ke dalam akifer melalui bangunan tertentu, menghambat air permukaan supaya meresap ke dalam tanah dan mengatur penggunaan air secara optimal. Untuk menjamin ketersediaan air tanah untuk masa mendatang maka pengaturan pemanfaatan air tanah harus dilakukan. Dalam hal ini sangat diperlukan peraturan yang tegas, jelas dan mengikat terhadap pemanfaatan air tanah itu sendiri.

Tujuan:
Untuk memberikan solusi dan pemecahan masalah mengenai air baku sehingga diharapkan dapat mengurangi resiko kekurangan air baku dan mempertahankan cakupan layanan eksisting bagi PDAM.

Pelajaran yang diperoleh:
Memberikan kesadaran kepada pemerintah dan masyarakat untuk melakukan proteksi dan konservasi daerah recharge dan lokasi sumber air baku potensial, dan adanya dukungan regulasi/kebijakan dari pemerintah.

Pentingnya kasus ini untuk IWRM:
Sumber-sumber daya air di sebagian besar wilayah Indonesia dewasa ini menghadapi beragam masalah. Perlu di buat kebijakan yang terkait dengan SDA untuk menjaga sumber air baku potensial, perencanaan pengelolaan SDAT, dibuatnya peraturan untuk kualitas dan kuantitas air dan pengelolaan kebutuhan air baku sehingga mengurangi resiko kekurangan air baku dan mempertahankan cakupan layanan eksisting bagi PDAM.

LAST_UPDATED2
 
More articles :

» Si Robot Nao Unjuk Kebolehan di Jakarta

Pembukaan World Robotic Explorer Sabtu 11/12/10 kemarin diramaikan dengan kehadiran robot Nao, sebuah robot humanoid.

» KTT Iklim Hasilkan Kesepakatan Cancun

Meksiko (ANTARA News) - KTT (COP) ke-16 Perubahan Iklim di Cancun, Meksiko akhirnya menghasilkan Kesepakatan Cancun atau Cancun Agreements yang disetujui oleh seluruh negara peserta kecuali Bolivia pada Sabtu subuh waktu setempat.

» Indonesia Hadapi Tantangan Hukum Mitigasi Perubahan Iklim

Indonesia menghadapi sejumlah tantangan hukum dalam kaitannya dengan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim mengingat masyarakat Indonesia cukup rentan dengan perubahan iklim.

» Serangga dan Masa Depan Manusia

Naiknya suhu Bumi membuat organisme yang paling cocok dengan bumi yang berubah ini adalah keluarga serangga, bukan manusia.

» Mangrove Kalimantan Selatan Terancam

Penebangan pohon mangrove untuk keperluan bahan bangunan oleh masyarakat menjadi ancaman utama kerusakan mangrove di Kalimantan Selatan.
Copyright © 2009 Kemitraan Air Indonesia. All Rights Reserved.Powered by Joomla!
Kemitraan Air Indonesia disiapkan oleh Bpiliang | Template Praise
Komp. Dep. PU Jl. Pattimura No. 20 Kav. 7 Gd. Dirjen SDA Lt. 8, Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
Telp. 021-739 8604, 7396616 ext. 635 Fax. 021-739 8604
e-mail: sekretariat@inawater.org, sekretariatkai@yahoo.com